Sejarah Singkat

Pada tahun 1996, Pesantren Modern Al-Kahfi (PMA) setingkat S1 berdiri. Selama 13 tahun bertransformasi menjadi pendidikan tinggi dari sistem mandiri menjadi sistem reguler. Selama fase inilah ditemukan kelemahan sistem pembelajaran berbasis hafalan, dan ditemukannya sistem belajar keterampilan proses sebagai solusinya. Juga ditemukan kurangnya kemampuan mendasar dari mahasiswa yaitu kemampuan dasar observasi atau pengamatan, padahal kemampuan ini ialah induk ilmu pengetahuan. Kemampuan riset ini yang kami jadikan identitas pada Pendidikan Tinggi (PT) kami.

Sebelum bertransformasi jadi sekolah tinggi, jumlah terakhir mahasiswa PMA +/- 100 orang. Hal ini menunjukkan kepercayaan publik yang cukup besar. Karena-nya setelah 14 tahun memiliki pengalaman menjalankan PT melalui pesantren, kami merasa sudah cukup siap untuk menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah. Hasilnya jumlah mahasiswa pendaftar rata-rata di atas 300 orang per-tahun. Alhamdulillah, 95% mahasiswa berasal dari SMA/SMK Negeri di berbagai kota di indonesia. Hal ini tidak terlepas dari kemungkinan daya tarik pembelajaran berbasis riset yang kami tawarkan dan jalankan.

Berdasarkan kinerja yang ada. STID Al-Hadid mendapatkan kepercayaan dari Kementrian Agama melalui Kopertais IV untuk membuka program studi baru beberapa tahun setelah prodi S1 Manajemen Dakwah ada, yaitu prodi S1 Komunikasi dan Penyiaran Islam dan S1 Pengembangan Masyarakat Islam.