(031) 5968709 Webmail

Mutu sejati bukan sekadar angka dalam laporan atau skor akreditasi. Mutu adalah ruh dari tanggung jawab moral kita terhadap ilmu, terhadap mahasiswa, dan terhadap masa depan bangsa,” ungkap Ketua STID Al-Hadid, Dr. Maimunah, S.Psi., M.Kom.I.

Tahun 2025 akan segera berakhir. Namun, perjalanan STID Al-Hadid dalam mengupayakan pendidikan bermutu tidak akan pernah berakhir. Jejak langkah yang telah dilalui selama satu tahun terakhir menjadi bukti nyata komitmen STID Al-Hadid dalam memastikan terlaksananya sistem pendidikan sesuai standar mutu.

Sebagai perguruan tinggi Islam yang berorientasi pada pembentukan sumber daya manusia unggul dan berdaya saing, tahun ini STID Al-Hadid kembali menggelar Audit Mutu Internal (AMI) untuk meninjau capaian target mutu yang telah ditetapkan. Lebih dari sekadar refleksi, upaya bercermin ini penting untuk menapaki langkah yang lebih baik di tahun mendatang.

Sabtu (1/11/2025) pembukaan AMI periode 2024/2025 digelar. Forum tersebut dihadiri oleh seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan AMI, di antaranya yakni: Ketua STID Al-Hadid, para Pembantu Ketua, Ketua dan Sekretaris Prodi, serta Tim Auditor. Tujuan dari forum ini adalah menyamakan persepsi terkait spirit, target, dan mekanisme kerja audit mutu internal pada tahun 2025.

Peserta pembukaan bulan AMI 2025 STID Al-Hadid

AMI : Bagian Integral dari Upaya Untuk Mencapai Standar Kualitas yang Lebih Tinggi

Ketua STID Al-Hadid, Dr. Maimunah, S.Psi., M.Kom.I., dalam sambutannya mengajak seluruh civitas akademika mulai dari: dosen, tenaga kependidikan, hingga seluruh unsur pendukung untuk meninjau pelaksanaan sistem penjaminan mutu secara integral, mulai dari pembelajaran hingga pembiayaan. Juga menelusuri setiap proses dari sistem hingga nilai, serta memastikan semuanya berjalan dalam harmoni antara visi, regulasi, dan capaian.

Selain itu, beliau juga menekankan agar momen ini tidak sekadar menjadi agenda rutin tahunan, melainkan sebagai ikhtiar refleksi untuk capaian mutu yang lebih tinggi di tahun mendatang dan memastikan arah mutu sinergis dengan peraturan pemerintah.

 “Audit Mutu Internal bukanlah sekadar agenda rutin dalam kalender akademik, namun merupakan bagian integral dari upaya untuk mencapai standar kualitas yang lebih tinggi dan upaya untuk memastikan segala proses di STID Al-Hadid berjalan sesuai peraturan pendidikan,” tutur beliau.

Di samping itu Dr. Maimunah juga berharap agar proses audit dapat melahirkan bukan hanya rekomendasi teknis, tetapi juga kesadaran etik dan spiritual tentang bagaimana seharusnya lembaga pendidikan Islam tumbuh dan memberi kontribusi dalam membangun masyarakat.

Ketua STID Al Hadid, Dr. Maimunah, S.Psi., M.Kom.I., tengah memberikan sambutan pada pembukaan bulan AMI 2025

Target dan Sistem Kerja AMI Tahun 2025

Amanah pimpinan tersebut kemudian diterjemahkan oleh Pembantu Ketua Bidang Penjaminan Mutu dan Kerja sama, Ahmad Nofal Abudi, S.Si., M.Kom.I., dalam sosialisasi rencana AMI periode 2024/2025. Sosialisasi tersebut berisi informasi terkait perubahan peraturan menteri, target AMI, auditor AMI yang ditunjuk, program studi yang menjadi target audit, sistem kerja AMI, serta detail tahapan dan waktu pelaksanaan AMI tahun 2025.

Sosialisasi diawali dengan menjelaskan perubahan peraturan terkait Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dalam Permendiktisaintek No. 39 tahun 2025. Sejalan dengan komitmen STID Al-Hadid dalam hal penjaminan mutu, Peraturan Menteri terbaru menempatkan Sistem Penjaminan Mutu Internal sebagai poin yang ditekankan dalam perguruan tinggi dan bukan hanya menjadi syarat akreditasi. Jika peraturan sebelumnya menekankan indikator kontinuitas dalam sistem penjaminan mutu, peraturan baru menambah tekanan pada akuntabilitas dan transparansi.

Ahmad Nofal mengungkapkan, target AMI 2025 adalah meningkatkan pengalaman menjalankan alur siklus Sistem Penjamin Mutu Internal (SPMI) secara penuh dengan tambahan standar dalam hal pembiayaan. Selain itu, tahun ini Al-Hadid juga menargetkan sinergi dengan persiapan re-akreditasi tahun 2027 dan 2028.

Auditor Internal yang diberi amanah untuk mengaudit capaian mutu tahun 2025 adalah mereka yang memiliki sertifikat Auditor Mutu. Sedangkan pihak yang di audit antara lain: Program Studi Manajemen Dakwah, Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam, serta STID Al-Hadid sebagai perguruan tinggi. Untuk menjaga auditor tetap independen, lembaga dan program studi akan diaudit oleh auditor internal yang tidak menjabat di lembaga dan program studi tersebut.

Ketua Bidang Penjaminan Mutu dan Ketua STID Al Hadid tengah memberikan arahan agenda bulan AMI 2025

Kaprodi, Sekprodi, Pembantu Ketua, serta auditor AMI tengah menyimak dengan fokus pemaparan dari Ketua STID dan Ketua Penjaminan Mutu

Sistem kerja AMI 2025 dirancang sebaik mungkin agar tetap efektif mencapai target meski waktu audit hanya dua bulan. Tahapan dimulai dari pembentukan panitia, dilanjutkan dengan penentuan standar, pengumpulan dokumen, pembukaan pelaksanaan AMI, pertemuan tim auditor untuk diskusi pengisian daftar tilik, audit dokumen dan lapangan, tindakan koreksi oleh pihak teraudit, pembuatan laporan audit, dan terakhir adalah rapat tinjauan manajemen yang memberi rekomendasi untuk rencana kerja tahun depan.

Audit dilakukan bukan hanya dari dokumen melainkan juga observasi dan wawancara. Hal ini bertujuan untuk memastikan validitas data dan kelengkapan hasil audit. Selain itu pihak yang diaudit juga diberi kesempatan untuk mengoreksi jika ada ketidaksesuaian data dan penilaian yang diajukan auditor. Mekanisme check and re-check penting untuk memastikan hasil audit objektif sesuai dengan fakta di lapangan.

Berkenaan dengan jadwal pelaksanaan audit, direncanakan selesai dalam dua bulan yakni November dan Desember 2025. Audit dokumen dilaksanakan pada minggu pertama November, sedangkan audit lapangan untuk institusi STID Al-Hadid, program studi MD, KPI, dan PMI pada minggu ke-2, ke-3 dan ke-4 November. Selanjutnya, pengelolaan hasil audit dilaksanakan pada minggu ke-1 Desember, dilanjutkan forum koordinasi dan konfirmasi hasil akhir pada minggu ke-2 Desember. Lalu diakhiri dengan rapat tinjauan manajemen pada akhir Desember.

Ketua Bidang Penjaminan Mutu tengah memaparkan tahapan pelaksanaan AMI 2025

Sinergi untuk Menegakkan Budaya Mutu

Sosialisasi diakhiri dengan kalimat penutup sebagai pengingat agar seluruh pihak dapat bersinergi dan bekerja sama dalam mewujudkan perguruan tinggi yang bermutu. Hal ini sekaligus meneguhkan tema AMI tahun 2025 yakni Bersatu Untuk Mutu.

“Harapannya kita mempunyai pandangan yang sama, nilai yang sama, kita terus bersinergi untuk menegakkan budaya mutu,” ungkap Nofal.

Foato bersama peserta pembukaan bulan AMI 2025 STID Al-Hadid pada sesi penutupan acara